PRAMUKA SMP PGRI 1 HAURGEULIS
Mouse
s
i
l
a
s
i
r
P
a
k
u
m
a
r
P
Kamis, 15 September 2016
Rabu, 10 Agustus 2016
Minggu, 20 Mei 2012
Pramuka PGRI 1 Haurgeulis Ikut LKBB
Alhamdulillah Anggota Pramuka telah selesai mengikuti kegiatan LKBB di SMA Unggulan Da'i An-Nur Losarang,, dengan hasil yang cukup memuaskan... Ingat ini baru Awal bukan akhir dari segalanya....
Lomba di masa berikutnya harus bisa lebih baik lagi.. Spirit......... Siap!!!!
gladi mlm" sambil bakar ayam
enak baget rek....
Lomba di masa berikutnya harus bisa lebih baik lagi.. Spirit......... Siap!!!!
gladi mlm" sambil bakar ayam
enak baget rek....
Senin, 19 Maret 2012
Pelantikan Mabiran dan Pengurus Kwarran Haurgeulis
SALAM PRAMUKA...!!!
JIWA KESATRIA MENUMBUHKAN PATRIOT ANAK - ANAK BANGSA JAGA DEDIKASI PERTAHANKAN ETIKA SATYA DAN DASA DHARMA PRAMUKA. ITULAH KESATRIA PRAMUKA
Penampilan Semaphore "SELAMAT DATANG KAKAK" oleh andik" penggalang SMP PGRI 1 Haurgeulis yang diperagakan oleh adik Nurhasan & Eviyani..
Penampilan Pencak Silat oleh andik" penggalang SMP PGRI 1 Haurgeulis yang diperagakan oleh adik Muhammad Idris Apandi, Kelvin, Tiana, Yuni Hartinah, Irwan Efendi & Tomi Jodi Putra..
Ka. Kwarcab beserta rombongan
Kanan; Kak. Asmadi (Pembina Pramuka SMP PGRI 1 Haurgeulis)
Tengah; Kak. AIPTU Eman Sulaeman (Pimpinan Saka Bhayangkara Haurgeulis)
Kiri; Kak Sugianto (Pembina Patroli Keamanan Sekolah)
Ka. Kawrcab (H. Supendi, M.Si.) beserta Ka. Kwarran (Drs.H. Prawoto) dan Pengurus Kwarran didepan gedung kecamatan Haurgeulis
Jangan hanya engkau baca,, jangan hanya engkau lihat tapi tanamkan dalam hati janji try satya ini dengan hati tulus dan ikhlas itulah janji kesatria pramuka perwira tinggi kwarran haurgeulis
Kehidmatan prosesi Pelantikan yang dilaksanakan pada hari Senin, 19 Maret 2012.
Massa bhakti 2012 - 2015
Rabu, 07 Maret 2012
Daftar istilah dalam kepramukaan
A
Istilah | Pengertian |
---|---|
Adik | Panggilan untuk Pramuka yang lebih muda usia/tingkatannya |
Ambalan Penegak | Satuan Pra-muka Penegak yang terdiri atas 4 – 5 sangga atau sekitar 40 orang penegak. |
Andalan | Sebutan untuk pengurus Kwartir. |
Andik | (sing.) Anak Didik. Sebutan untuk peserta didik Pramuka. |
Apel | Upacara singkat. Biasaya untuk mengecek kesiapan anak buah. |
Api unggun | Kegiatan dalam perkemahan dengan berkumpul di sekitar api untuk bergembira. Biasanya diawali dengan upacara penyalaan. |
B
Istilah | Pengertian |
---|---|
Bahari | Saka Bahari; Pramuka cinta kelautan; Kepramukaan yang diselenggarakan bekerjasama dengan TNI Angkatan Laut, dengan penambahan ketrampilan khusus di bidang maritim dan kelautan. |
Bakti Husada | Saka Bakti Husada; Pramuka cinta kesehatan. Kepramukaan yang diselenggarakan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dengan ketrampilan khusus di bidang medis dan kesehatan |
Bantara | (bhs) Pengawal; Tingkatan Pertama SKU Pramuka Penegak. |
Bantu | Tingkatan kedua SKU Siaga. |
Barung | (bhs) Tempat penjaga ramuan bangunan; Satuan terkecil Pramuka siaga yang terdiri atas 5 – 10 orang. |
Bhayangkara | Saka Bhayangkara ; Pramuka cinta ketertiban; Kepramukaan yang diselenggarakan bekerjasama dengan Kepolisian RI dengan penambahan ketrampilan khusus bidang ketertiban masyarakat |
Brownie | (inggris) Siaga putri. |
Bucik | Sebutan untuk Pembantu Pembina Siaga Putri |
Bunda | Sebutan untuk Pembina Siaga Putri |
C
Istilah | Pengertian |
---|---|
Candradimuka | Nama Lembaga Pendidikan Kader Pramuka Tingkat Nasioanal (Lemdikanas). |
Candrabirawa | Nama Lemdikada Jawa Tengah |
Crew | (inggris) Ambalan |
Cub | (inggris) Siaga Putra |
Cubmaster | (inggris) Pembina Pramuka Siaga Putra. |
D
Istilah | Pengertian |
---|---|
D | Singkatan atau kode untuk Pramuka Pandega. |
Dasa Dharma | Ketentuan Moral untuk Pramuka Penggalang, Penegak, Pandega dan anggota dewasa. |
Dewan Ambalan; Dewan Ambalan Penegak | Organisasi dalam Ambalan Penegak yang beranggotakan Pimpinan Sangga dan Wapinsa yang bertugas mengatur kegiatan dalam Ambalan tersebut. Dewan Ambalan dipimpin oleh seorang Pratama. |
Dewan Kerja | Organisasi/badan otonom kwartir dengan anggota para Penegak dan Pandega yang bertugas membantu kwartir terutama dalam mengelola Pramuka Penegak dan Pandega. |
Dewan Penggalang | Organisasi dalam Pasukan Penggalang yang berang-gotakan pinru dan wapinru yang bertugas mengatur kegiatan dalam pasukan itu. |
Dewan Saka | Organisasi dalam Saka, beranggotakan pimpinan krida dan wakilnya, bertugas mengatur kegiatan saka. |
Dianpinru | (sing.) Penggladian Pimpinan Regu; Pemberian materi kepada Pinru yang diharapkan Pinru tersebut dapat menularkan kepada teman-temannya. |
DKC | (singk.) Dewan Kerja Cabang; Dewan Kerja di tingkat Kwartir Cabang (Kabupaten) |
DKD | (sing.) Dewan Kerja Daerah; Dewan Kerja di tingkat Kwartir Daerah (Provinsi). |
DKN | (sing.) Dewan Kerja Nasional; Dewan Kerja di tingkat Kwartir Nasional. |
DKR | (sing.) Dewan Kerja Ranting; Dewan Kerja di tingkat Kwartir Ranting (Kecamatan). |
Dwi Dharma | Ketentuan Moral untuk Pramuka Siaga. |
Dwi Satya | Satya (Janji) untuk Siaga. |
E
Istilah | Pengertian |
---|---|
ETK | (Sing.) Estafet Tunas Kelapa; Salah satu tradisi Gerakan Pramuka guna memperingati HUTnya, melakukan perjalanan kaki berestafet (bergantian) melalui rute yang telah ditentukan. |
G
Istilah | Pengertian |
---|---|
G | Kode atau singkatan untuk Penggalang |
Gang | (inggris) Sangga |
Gladi Tangguh | Kegiatan di alam bebas yang bertujuan menguji ketrampilan peserta didik. |
Group | (inggris) Gugusdepan / Gudep |
Guide | (inggris) Penggalang Putri |
Guider | (inggris) Pembina Pramuka Penggalang Putri |
Gudep | (sing.) Gugusdepan; Pangkalan keanggotaan bagi peserta didik pramuka dan anggota dewasa serta wadah pembinaan bagi peserta didik. |
I
Istilah | Pengertian |
---|---|
Instruktur | Orang dengan ketrampilan di bidang tertentu yang ikut membantu di Kepramukaan, biasanya di dalam lingkungan Satuan karya. |
Instruktur Muda | Instruktur yang masih berusia muda; Penegak/Pandega yang ikut membantu membina di golongan bawahnya (Penegak pada Penggalang) |
J
Istilah | Pengertian |
---|---|
Jambore | Pertemuan Penggalang; Perkemahan Besar Pramuka Penggalang |
Jamcab | (sing.) Jambore Cabang. Jambore di tingkat Kwartir Cabang (Kabupaten) |
Jamda | (sing.) Jambore Daerah. Jambore di tingkat Kwartir Daerah (Provinsi) |
Jamnas | (sing.) Jambore Nasional. Jambore di tingkat Kwartir Nasional. |
Jamran | (sing.) Jambore Ranting) Jambore di tingkat Kwartir Ranting (Kecamatan) |
K
Istilah | Pengertian |
---|---|
Kabaret | Topi Pramuka Putra; |
Kakak | Sebutan / panggilan untuk pembina Penggalang, Penegak, Pandegadan anggota Pramuka Dewasa lainnya. |
Kemah Safari | Kemah berpindah tempat. |
Kerani | Sekretaris (biasanya dalam lingkungan Dewan Kerja / Dewan Ambalan / Dewan Penggalang / Dewan Saka) |
KIM | Permainan dengan panca indera. |
KMD | (sing.) Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar. |
KML | (sing) Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan. |
Kompas | Alat untuk menentukan Arah mata angin. |
Korsa | (sing.) Kordinator Desa, di bawah Kwarran. |
KPD | (sing.) Kursus Pelatih Pembina Pramuka Tingkat Dasar. |
KPL | (sing.) Kursus Pelatih Pembina Pramuka Tingkat Lanjutan. |
Krida | Satuan terkecil dalam saka yang terdiri atas 5 – 10 orang yang mengkhususkan diri mempelajari ketrampilan tertentu. |
Kurvey | Jaga tenda secara bergantian. |
Kwarcab | (sing.) Kwartir Cabang; Kwartir ditingkat Cabang / Kabupaten / Kota. Di bawah Kwarda. |
Kwarcari | Pengurus harian Kwartir. |
Kwarda | (sing.) Kwartir Daerah; Kwartir ditingkat Provinsi, di bawah Kwarnas. |
Kwarnas | (sing) Kwartir Nasional; Kwartir ditingkat Nasional / Pusat |
Kwarran | (sing.) Kwartir Ranting; Kwartir ditingkat Ranting/Kecamatan. Di bawah Kwarcab. |
Kwartir | Organisasi Eksekutif (pelaksana) yang bertugas mengatur dan mengelola kegiatan kepramukaan (pusat pengendali Gerakan Pramuka) yang beranggotakan para Andalan. |
L
Istilah | Pengertian |
---|---|
Laksana | Tingkatan kedua dalam SKU Pramuka Penegak. |
Lemdikacab | (sing.) Lembaga Pendidikan Kader Gerakan Pramuka Tingkat Cabang (Kabupaten) |
Lemdikada | (sing.) Lembaga Pendidikan Kader Gerakan Pramuka Tingkat Daerah (Provinsi) |
Lemdikanas | (sing.) Lembaga Pendidikan Kader Gerakan Pramuka Tingkat Nasional. |
LT | (Sing.) Lomba Tingkat; Pertemuan Pramuka Penggalang dalam bentuk perlombaan baik beregu maupun perorangan tetapi atas nama regu. Terdiri atas LT I, LT II, LT III, LT IV dan LT V. |
M
Istilah | Pengertian |
---|---|
Mabi | (sing.) Majlis Pembimbing; Organisasi dari unsur Pemerintah dan masyarakat guna mengatur bimbingan dan bantuan pada Gerakan Pramuka. |
Mabicab | (sing.) Majlis Pembimbing Cabang; Mabi ditingkat Cabang/Kabupaten. |
Mabida | (sing.) Majlis Pembimbing Daerah; Mabi ditingkat Daerah/Provinsi. |
Mabigus | (sing.) Majlis Pembimbing Gugusdepan. Mabi ditingkat Gudep. |
Mabinas | (sing.) Majlis Pembimbing Nasional; Mabi ditingkat Nasional/Pusat. |
Mabiran | (sing.) Majlis Pembimbing Ranting; Mabi ditingkat Ranting/Kecamatan. |
Madya | (bhs) Tengah; Tingkatan kedua TKK Penggalang, Penegak dan Pandega. |
MCK | (sing.) Mandi Cuci Kakus; Kamar Mandi dan WC. |
Mugus | (sing.) Musyawarah Gugusdepan. Merupakan kekuasaan tertinggi dalam Gudep. Dilaksanakan 3 tahun sekali. |
Munas | (sing.) Musyawarah Nasional. Merupakan kekuasaan tertinggi dalam Gerakan Pramuka, dilaksanakan 5 tahun sekali. |
Mula | Tingkatan pertama SKU Siaga. |
Manggar | Bunga Kelapa; Sebutan untuk TKU Penggalang. |
Maping | Pemetaan; terdiri atas Peta Pita, Peta Perjalanan, Peta Lokasi. |
Muscab | (sing.) Musyawarah Cabang. Merupakan kekuasaan tertinggi di Kwartir Cabang Gerakan Pramuka. Dilaksanakan 5 tahun sekali. |
Musda | (sing.) Musyawarah Daerah. Merupakan kekuasaan tertinggi di Kwarda Gerakan Pramuka. Dilaksanakan 5 tahun sekali. |
Muspanitra | (sing.) Musyawarah Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Putri Putra. Salah satu agendanya adalah laporan pertanggungjawaban Dewan Kerja dan pemilihan Dewan Kerja yang baru. Muspanitra dilaksanakan diKwartir Ranting hingga Kwartir Nasional. |
Musran | (sing.) Musyawarah Ranting. Merupakan kekuasaan tertinggi dalam Kwarran. Dilaksanakan 3 tahun sekali. |
MWT | (sing.) Memanfaatkan Waktu Terluang; Istirahat; Biasa digunakan dalam kegiatan-kegiatan kepramukaan seperti kemah, Muspanitra, Raimuna dll. |
P
Istilah | Pengertian |
---|---|
Pack | (inggris) Perindukan Siaga. |
Padvinder | sebutan untuk Pramuka pada masa penjajahan Belanja. |
Pakcik | sebutan atau panggilan untuk Pembantu Pembina Siaga Putra. |
Pamong Saka | Pembina Saka |
Pandega | Pramuka usia 21-25 tahun. |
Pandu | Sebutan untuk Pramuka sebelum tahun 1961, yang dicetuskan olehKH. Agus Salim setelah Belanda melarang kata Padvinder digunakan oleh organisasi kepramukaan pribumi. |
Panorama | Sketsa Pemandangan; salah satu materi kepramukaan yaiti dengan menggambar suatu kondisi geografis suatu medan dalam bentuk gambar sketsa. |
Pasukan | (bhs) Tempat suku berkumpul; Satuan Pramuka Penggalang yang terdiri atas 40 orang atau 4-5 regu. |
Patrol | (inggris) Regu. |
Penegak | Anggota Gerakan Pramuka yang usia 16-20 tahun. |
Penggalang | Pramuka usia 11-15 tahun. |
Pembantu Pembina | Sebutan untuk para pembantu Pembina dalam mendidik Kepramukaan. |
Pembina | Sebutan untuk Pendidik dalam Gerakan Pramuka. |
Pembina Gudep | Pengelola Gugusdepan yang dipilih dalam Musyawarah gugusdepan. |
Pembina Satuan | Pembina yang mendidik sesuai dengan golongan usia didik (Siaga / Penggalang dll); Pembina dalam satuan Pramuka (Perindukan / Pasukan / Ambalan / Racana) |
Perindukan Siaga | (bhs) tempat berkumpul anak cucu; Satuan Pramuka Siaga yang terdiri atas 40 orang atau 4-5 barung. |
Persabhara | (sing.) Perkemahan Saka Bhayangkara. |
Pesta Siaga | Pertemuan Pramuka Siaga dalam bentuk perlombaan yang bersifat mendidik dan menyenangkan. |
Pesta Karya | Pertemuan anggota Saka dalam bentuk kegiatan bersama. |
Pinsa | (sing.) Pimpinan Sangga. |
Pinru | (sing.) Pimpinan Regu. |
Pinrung | (sing.) Pimpinan Barung |
Pionering | (bhs) Keperintisan; Bangunan darurat. |
Pita Leher | Secarik kain/pita merah putih yang diikatkan melingkar(leher) di kerah baju Pramuka putri. |
Pradana | (sing.) Pemimpin Sangga Utama; Ketua Dewan Ambalan Penegak; Ketua Dewan Saka. |
Pramuka | (sing.) Praja Muda Karana yang berarti Rakyat Muda yang suka Bekerja, Sebutan untuk anggota Gerakan Pramuka. |
Pramuka Utama | Pramuka tertinggi; di jabat oleh Presiden RI |
Pratama | (sing.) Pemimpin Regu Utama; Ketua Dewan Pasukan Penggalang]. |
PW | (sing.) Perkemahan Wirakarya; Kemah Bakti. |
Purwa | (bhs) rendah; Tingkatan pertama SKK Penggalang, Penegak dan Pandega. |
R
Istilah | Pengertian |
---|---|
Racana Penegak | (bhs) Pondasi; Satuan Pramuka Pandega yang terdiri atas 40 orang. |
Raicab | (sing.) Raimuna Cabang |
Raida | (sing.) Raimuna Daerah. |
Rainas | (sing.) Raimuna Nasional. |
Raimuna | Pertemuan Penegak; Perkemahan Besar Pramuka Penegak. |
Rairan | (sing.) Raimuna Ranting. |
Rakit | Tingkatan Kedua SKU Penggalang. |
Ramu | Tingkatan pertama SKU Penggalang. |
Ranger | (inggris) Pramuka Penegak Putri. |
Regu | (bhs) gardu/tempat ronda; Satuan terkecil Pramuka Penggalang |
Rover | (inggris) Pramuka Penegak Putra. |
S
Istilah | Pengertian |
---|---|
Saka | (sing.) Satuan Karya Pramuka; Kepramukaan yang memberikan bekal pengetahuan dan ketrampilan dalam bidang kejuruan (khusus) yang pelaksanaanya atas kerjasama antara Gerakan Pramuka dengan Badan / instansi lain. |
Sandi | Huruf rahasia. Salah satu materi kepramukaan tentang cara membaca suatu berita dengan menggunakan kode-kode penulisan tertentu. |
Sangga | (bhs) Gubug; Satuan terkecil Pramuka Penegak yang terdiri atas 5 – 10 orang, dipimpin oleh seorang Pinsa. |
Sangga Kerja | Sangga yang dibentuk atas suatu tugas atau pekerjaan tertentu; Panitia Kegiatan. |
SAR | (sing.) Search and Rescue; Cari dan selamatkan; Salah satu krida dalam Saka Bhayangkara. |
Setangan Leher | Kacu/Kain berwarna merah putih yang dikenakan di leher Pramuka putra; |
Scout | (inggris) Pramuka Penggalang Putra |
Scouter | (inggris) Pembina Pramuka Penggalang Putra. |
Siaga | Anggota Gerakan Pramuka yang berusia 7-10 tahun. |
Sistem Among | Metode kepemimpinan yang digagas oleh Ki Hajar Dewantoro, menurut metode itu, seorang pemimpin harus berpegang pada berprinsip; Ing Ngarso sung tuladha (Di depan memberi contoh), Ing madya mangun karsa (di tengah membangun kehendak) dan Tut wuri handayani (di belakang memberikan dorongan) |
Six | (inggris) Barung. |
SKK | (sing.) Syarat-syarat Kecakapan Khusus; Syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan TKK. |
SKU | (sing.) Syarat-syarat Kecakapan Umum; syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan TKU. |
Sulung | Pemimpin Barung Utama; Pemimpin Perindukan siaga. |
Survey | Melihat dari dekat; melihat lokasi sebelum dijadikan tempat kegiatan. |
Survival | Kemampuan untuk bertahan hidup dengan mengatasi berbagai rintangan dan cobaan. |
] T
Istilah | Pengertian |
---|---|
T | Singkatan atau kode untuk Pramuka Penegak. |
TAKANAS | (sing.) Pesta Karya Nasional. |
TAKADA | (sing.) Pesta Karya daerah. |
TAKACAB | (sing.) Pesta Karya Cabang. |
TAKARAN | (sing.) Pesta Karya Ranting. |
Tata | Tingkatan ketiga SKU Pramuka siaga |
Tekpram | (sing.) Teknik Kepramukaan, seperti tali temali, semaphore, maping dll. |
Terap | Tingkatan ketiga SKU Penggalang. |
Tetampan | Selendang/selempang yang dipasangi TKK dikenakan pada seragam Pramuka. |
Tigor | (sing.) Tanda Ikut gotong royong. Biasanya berbentuk lencana atau mendali. |
Tiska | (sing.) Tanda Ikut Serta Kegiatan. Diberikan setelah mengikuti suatu kegiatan. Biasanya berbentuk mendali atau lencana yang dikenakan di baju Pramuka sampai batas waktu tertentu. |
TKK | (sing.) Tanda Kecakapan Khusus; Tanda yang didapat setelah menyelesaikan SKK. |
TKU | (sing.) Tanda Kecakapan Umum; Tanda yang didapat setelah menyelesaikan SKU. |
Topografi | Tanda medan pada peta; tanda-tanda pada peta yang menunjukkan keadaan sebenarnya. |
Trisatya | Janji (satya) untuk Pramuka Penggalang, Penegak, Pandega dan Pramuka dewasa. Trisatya Penggalang berbeda dengan Trisatya untuk Pramuka lainnya. |
Troop | (inggris) Pasukan Penggalang. |
Turba | (sing.) Turun Bawah; Melihat/ memantau kegiatan bawahan / anak buah. |
U
Istilah | Pengertian |
---|---|
Ulang Janji | Tradisi dalam Gerakan Pramuka dimana setiap malam HUT nya mengadakan pengucapan kembali Trisatya. Ulang Janji hanya untuk Pramuka Penegak, Pandega dan anggota dewasa. |
Utama | Tingkatan ketiga TKK Penggalang, Penegak dan Pandega. |
W
Istilah | Pengertian |
---|---|
WAGGGS | (sing.) World Associations of Girl Guides and Girl Scouts; Organisasi Pramuka Putri se-Dunia. |
Wide Game | Permainan Besar; Kegiatan bersifat permainan edukatif yang dilaksanakan secara masal. |
WOSM | (sing.) World Organization of Scout Movement; Organisasi Pramuka Putra se-Dunia. |
Senin, 05 Maret 2012
Lambang Tunas Kelapa, WOSM, dan WAGGGS
Tunas Kelapa
Nomor 06/KN/72 Tahun
1972 Tentang Lambang Gerakan Pramuka
Gambar Silhouette tunas
kelapa, lambang Gerakan Pramuka
Uraian arti kiasan lambang Gerakan Pramuka.
Satu : Buah Nyiur dalam keadaan tumbuh dinamakan
cikal dan istilah cikal bakal di Indonesia berarti : penduduk aseli yang
pertama, yang menurunkan generasi baru.
Jadi lambang buah Nyiur yang tumbuh itu mengkiaskan, bahwa tiap Pramuka
merupakan inti bagi kelangsungan hidup bangsa Indonesia
Dua : Buah Nyiur dapat bertahan lama dalam
keadaan yang bagaimanapun djuga.
Jadi lambang itu mengkiaskan, bahwa setiap Pramuka adalah seorang yang
rokhaniah dan jasmaniah sehat, kuat dan ulet serta besar tekadnya dalam
menghadapi segala tantangan dalam hidup dan dalam menempuh segala ujian dan
kesukaran untuk mengabdi tanah air dan bangsa Indonesia.
Tiga : Nyiur dapat tumbuh di mana saja, yang
membuktikan besarnya daya-upayanya dalam menyesuaikan dirinya dengan keadaan
sekelilingnya.
Jadi lambang itu mengkiaskan, bahwa tiap Pramuka dapat menyesuaikan diri
dalam masjarakat dimana ia berada dan dalam keadaan yang bagaimanapun juga.
Empat : Nyiur bertumbuh menjulang lurus ke atas dan
merupakan salah satu pohon yang tertinggi di Indonesia.
Jadi lambang itu mengkiaskan, bahwa tiap Pramuka mempunyai cita-cita yang
tinggi dan lurus jakni yang mulia dan djudjur dan ia tetap tegak tidak mudah
diombang-ambingkan oleh sesuatu.
Lima : Akar Nyiur yang bertumbuh kuat dan erat di
dalam tanah melambangkan bahwa tekad dan kejakinan tiap Pramuka mempunjai dan
berpegang kepada dasar-dasar dan landasan-landasan yang baik, benar, kuat dan
nyata, ialah tekad dan keyakinan yang dipakai olehnya untuk memperkuat diri
guna mencapai cita-citanja.
Enam : Nyiur adalah pohon yang serbaguna, dari ujung
hingga akarnya. Jadi lambang itu mengkiaskan bahwa tiap Pramuka adalah manusia
yang berguna dan membaktikan diri dan kegunaannya kepada kepentingan tanah air,
bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta kepada umat manusia.
WOSM
ARTI LAMBANG WOSM ( The World Organization of the Scout Movement )
1.
Kompas : Melambangkan suatu peringatan bagi Pandu/ Pramuka agar
selalu berbuat kebenaran dan dapat dipercaya seperti fungsi kompas, serta tetap
menjaga cita-citanya dan perannya sebagai penunjuk jalan.
2.
reefoil / Bunga dengan Tiga Ujung : Melambangkan tiga janji
Pandu / Scout Promise
3.
Dua Bintang : melambangkan anggota Pandu/ Pramuka berupaya untuk
dapat memberi penerangan dan menolong dalam kebenaran dan pengetahuan.
4. Tali melingkar dengan
ujung membentuk simpul mati : melambangkan bahwa sesama Pandu/ Pramuka
mengadakan hubungan persahabatan dan persaudaraan antar Pramuka di seluruh
dunia
5.
Warna : Putih melambangkan jiwa yang berhati suci, sedangkan
warna dasar ungu melambngkan bahwa Pandu/ Pramuka memiliki ketrampilan kepemimpinan
dan suka menolong orang lain.
Setiap
bagian dari World yang mempunyai tiga daun pin, lambang pemersatu WAGGGS,
memiliki arti:
WAGGGS (The World Association of Girl Guide and Girl Scout)
1. The golden trefoil on
a bright blue background represents the sun shining over all the children of
the world Yg mempunyai tiga daun emas di atas latar belakang biru cerah
mewakili matahari bersinar atas semua anak di dunia.
2.
The three leaves represent the threefold Promise as originally
laid down by the founder Tiga daun mewakili tiga Janji sebagai awalnya
ditetapkan oleh pendiri.
3.
The base of the stalk represents the flame of the love of
humanity Dasar batang mewakili api cinta kemanusiaan
4.
The vein pointing upwards through the center of the trefoil
represents the compass needle pointing the way Vena menunjuk ke atas melalui
pusat yg mempunyai tiga daun mewakili jarum kompas menunjukkan jalan.
5.
The two stars represent the Promise and Law .
Kedua bintang mewakili Janji dan
Undang-Undang.
Minggu, 04 Maret 2012
SKU
Ujian SKU Dalam Gerakan Pramuka Aug 26, '07 7:31 AM
untuk semuanya
Oleh Drs. Usman Atmadimaja mg
”Kita tetap taat pada prinsip dasar pendidikan moral kepramukaan, tetapi kita harus memperbarui acara kegiatan kepramukaan yang sesuai dengan aspirasi generasi muda dan kebutuhan masyarakat saat ini”, (Sri Sultan Hamengku Buwono IX)
SEIRING kemajuan zaman, pergeseran nilai dalam kehidupan berlangsung tanpa bisa dicegah. Adalah naif bila gerakan pramuka sebagai wadah pendidikan nonformal bagi anak-anak dan remaja di tanah air tidak menyikapi perubahan ini. Yang harus dilakukan oleh gerakan pramuka tentunya bukan mencegah perubahan, tetapi berusaha menyesuaikan perubahan itu sehingga pramuka tidak ketinggalan zaman.
Salah satu wacana yang sekarang berkembang di kalangan pramuka adalah perlunya mengkaji ulang penerapan syarat-syarat kecakapan pramuka (SKU) sebagai salah satu prinsip dasar metodik pendidikan kepramukaan. Adalah Gubernur Jawa Barat sendiri, Kak Danny Setiawan selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka Jabar yang menyatakan bahwa sekarang ini sudah saatnya untuk merelevankan SKU agar sesuai dengan situasi dan kondisi saat ini (”PR” 10/7). Beliau mengusulkan agar Gerakan Pramuka melaksanakan reformasi secara komprehensif pada ujian SKU sehingga bisa mengundang minat para remaja untuk tertarik menjadi anggota pramuka.
Namun persoalannya, apakah memang SKU ini sudah ketinggalan zaman? Apakah benar SKU yang kurang relevan menyebabkan pramuka terpuruk seperti sekarang ini?
Jawaban pasti atas pertanyaan-pertanyaan itu seharusnya diupayakan Litbang Kwartir Nasional. Yang jelas, sesuai S.K. Kwarnas No. 088 Tahun 1974, SKU merupakan garis-garis besar program pembinaan pramuka yang harus dilaksanakan oleh para pembina secara optimal, terarah, dan benar-benar dapat dipertanggungjawabkan karena merupakan proses pendidikan untuk mencapai tujuan Gerakan Pramuka.
Sedangkan bagi peserta didik, mengikuti ujian SKU adalah suatu hal yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. Ujian SKU untuk semua tingkat dan golongan pramuka baik itu Siaga, Penggalang, Penegak maupun Pandega merupakan tantangan tersendiri yang harus dihadapi mereka dengan upaya sungguh-sungguh sehingga kelak mereka menjadi manusia yang berkepribadian tinggi, berwatak luhur, cerdas, terampil, dan juga menjadi warga negara yang berpancasila yang setia dan patuh kepada NKRI (AD Pramuka Pasal 4). Maka oleh karena itu, seandainya butir-butir ujian SKU ini dilaksanakan dengan tepat, terarah, dan jujur, serta tidak dimanipulasi, diharapkan peserta didik akan menjadi pribadi-pribadi yang cageur, bener, bageur, pinter, jeung singer.
Sayangnya, secara jujur harus diakui bahwa selama ini pelaksanaan ujian SKU digugus depan pramuka untuk semua tingkat dan golongan ditengarai masih jauh dari harapan. Banyak hambatan dan kendala yang ditemui di lapangan sehingga akibatnya ujian SKU belum dilaksanakan secara optimal.
Berdasarkan pengamatan penulis yang pernah aktif di Andalan Cabang/Ranting selama ini diperoleh kesan masih banyak pembina pramuka yang belum mengacu sepenuhnya kepada ”kurikulum” pembinaan pramuka yang disebut SKU ini. Cara menguji SKU di kalangan pembina juga tampak kurang seragam.
Alih-alih direvisi, perekrutan pembina pramuka di pangkalan gugus depan sekolah juga masih harus dibenahi. Akibat ”asal-asalan” mengangkat pembina, sudah dapat dipastikan apa-apa yang disampaikan kepada peserta didik akan menjadi kurang menarik dan cenderung membosankan. Padahal seyogianya materi yang disampaikan oleh pembina harus dikemas secara kreatif dan inovatif sehingga menjadi kegiatan yang menarik, mendidik, menyenangkan, dan berkesan sepanjang hidupnya.
Sehebat apa pun SKU, bila tidak dibarengi dengan kemauan keras dan kesadaran tinggi para peserta didiknya untuk menempuh SKU dengan sungguh-sungguh, Gerakan Pramuka akan tetap terpuruk seperti sekarang ini. Oleh karena itu, tekad untuk menjadikan Provinsi Jawa Barat sebagai provinsi pramuka seyogianya ditindaklanjuti. Bukan hanya dengan meningkatkan terus jumlah anggotanya, melainkan juga harus diperhatikan usaha untuk meningkatkan kualitas peserta didiknya.***
Penulis, Pembina Pramuka di MA. Darussalam Sumedang
(Harian Pikiran Rakyat)
SKU TERBARU
SKU SIAGA | ||
PANCASILA | ||
1 | Ketuhanan Yang Maha Esa | |
2 | Kemanusiaan yang adil dan beradab | |
3 | Persatuan Indonesia | |
4 | Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan | |
5 | Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia | |
DWISATYA | ||
Demi kehormatanku akan berjanji akan bersunggung-sungguh: | ||
- | Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan, Negara Keatuan Republik Indonesia dan menurut aturan keluarga | |
- | Setiap hari berbuat kebaikan | |
DWIDARMA | ||
1 | Siaga itu patuh pada ayah dan ibundanya | |
2 | Siaga itu berani dan tidak putus asa | |
SIAGA MULA | ||
No | Kecakapan | Tanggal |
Paraf | ||
1 | Islam | |
- Dapat menyebutkan Rukun Iman dan Rukun Islam | ||
- Dapat mengucapkan Syahadat dan menyebutkan artinya | ||
- Dapat menghafal Surat Al-Fatihah dan menyebutkan artinya | ||
- Dapat menghafal Surat Al-Ikhlas dan menyebutkan artinya | ||
- Telah mengetahui tatacara berwudhu beserta doanya | ||
- Dapat melaksanakan gerakan sholat | ||
- Dapat menghafal sedikitnya 3 do'a harian. | ||
Katholik | ||
- Dapat membuat tanda salib | ||
- Dapat mengucapkan do'a harian dan menyanyikan tiga buah lagu gereja | ||
- Dapat menerima dan mensyukuri keberadaan dirinya sebagai ciptaan Allah, dan memberikan contoh-contohnya | ||
- Dapat mengasihi keluarganya | ||
- Dapat mengasihi teman, guru dan sesamanya baik di gudep, disekolah dan di sekitarnya. | ||
Protestan | ||
- Dapat menghafal Johanes 3:16 dan berdoa sederhana | ||
- Dapat mewujudkan ucapan syukur atas keberadaan dirinya didunia ini sebagai ciptaan Allah,sedikitnya tiga hal | ||
- Dapat mengasihi keluarganya | ||
- Dapat mengasihi teman, guru dan sesamanya baik di gudep, disekolah dan di sekitarnya | ||
- Telah Mengikuti sekolah minggu 4 kali berturut-turut. | ||
Hindu | ||
- Dapat menunjukkan sikap Anjali serta dapat mengucapkan salam Panganjali | ||
- Dapat memperagakan sikap /tatacara sembahyang | ||
- Dapat menyebutkan nama-nama bunga yang bisa dipakai sembahyang | ||
- Dapat menyebutkan nama tempat suci untuk melaksanakan sembahyang | ||
- Dapat menyebutkan jam atau waktu untuk melaksanakan persembahyangan /Puja Tri Sandhya. | ||
Buddha | ||
- Dapat mengucapkan salam Buddhis | ||
- Dapat bersikap Anjali. 3.Dapat melakukan Namaskara | ||
2 | Dapat menghafal Dwisatya dan Dwidarma | |
3 | Dapat menyebutkan jenis-jenis Salam Pramuka. | |
4 | Telah memiliki buku tabungan, sekurang - kurangnya dalam waktu 6 minggu terakhir. | |
5 | Setia membayar uang iuran kepada gugusdepannya, sedapat-dapatnya dengan uang yang diperoleh dari usahanya sendiri. | |
6 | Dapat menyebutkan lambang Gerakan Pramuka | |
7 | Dapat menyebutkan salah satu seni budaya di daerah tempat tinggalnya | |
8 | Selalu bersikap hemat dan cermat dengan segala miliknya | |
9 | Dapat menyebutkan identitas diri | |
10 | Dapat membedakan perbuatan baik dan perbuatan buruk | |
11 | Rajin dan giat mengikuti latihan Perindukan Siaga, sekurang-kurangnya 6 kali latihan berturut-turut | |
12 | Dapat dengan hafal menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya bait pertama di depan perindukannya. | |
13 | Dapat menyebutkan arti kiasan warna Sang Merah Putih | |
14 | Dapat menyebutkan sedikitnya 3 hari besar nasional dan 3 hari besar keagamaan | |
15 | Dapat menyebutkan sedikitnya 5 peraturan keluarga | |
16 | Dapat menyebutkan sedikitnya 3 peraturan di lingkungannya | |
17 | Dapat menyebutkan 2 macam adat/budaya di lingkungannya | |
18 | Dapat menyampaikan ucapan dengan baik dan sopan serta hormat kepada orangtua, sesama teman dan orang lain | |
19 | Dapat menyebutkan nama dan alamat Ketua RT, Ketua RW, Lurah dan tokoh masyarakat di sekitar tempat tinggalnya | |
20 | Dapat menyebutkan sila-sila Pancasila | |
21 | Dapat mengumpulkan keterangan untuk memperoleh pertolongan pertama pada kecelakaan dan dapat menginformasikan kepada orang dewasa disekitarnya. | |
22 | Dapat membaca jam digital dan analog | |
23 | Dapat menunjukan 4 arah mata angin | |
24 | Dapat berbahasa Indonesia dalam mengikuti pertemuan-pertemuan Siaga | |
25 | Dapat menyebutkan sedikitnya 2 macam alat komunikasi tradisional dan modern | |
26 | Dapat menyebutkan anggota tubuh | |
27 | Dapat menyebutkan gerakan dasar olah raga | |
28 | Dapat melipat selimut dan merapikan tempat tidurnya | |
29 | Selalu berpakaian rapih dan memelihara kebersihan pribadi | |
30 | Dapat menjalankan latihan-latihan keseimbangan, dapat melempar dan menerima bola dengan tangan kanan dan kiri sedikitnya 5 kali tangkapan. | |
31 | Dapat menyebutkan makanan dan minuman yang bergizi (4 sehat 5 sempurna). | |
32 | Dapat memelihara sedikitnya satu macam tanaman berguna, atau satu jenis binatang ternak, selama kira-kira 1 bulan | |
33 | Dapat melipat kertas yang dibentuk menyerupai pesawat, kapal, flora dan fauna | |
34 | Dapat membuat simpul mati,simpul hidup, simpul anyam,simpul pangkal dan simpul jangkar. | |
SIAGA BANTU | ||
Tanggal | ||
Paraf | ||
1 | Islam | |
- Dapat melaksanakan Tayamum | ||
- Dapat melaksanakan sholat wajib | ||
- Dapat melaksanakan shalat berjamaah | ||
- Dapat menyebutkan Rasul-rasul Allah | ||
- Dapat melafalkan Adzan dan Iqamah (untuk putra) | ||
- Dapat menghafal sedikitnya 6 do'a harian. | ||
Katholik | ||
- Dapat mengucap doa harian dan menyanyikan tiga buah lagu gereja | ||
- Dapat menyebutkan hikayat dari Alkitab | ||
- Dapat memberikan yang terbaik kepada keluarga | ||
- .Dapat memelihara salah satu ciptaan Allah. | ||
Protestan | ||
- Dapat menyanyikan tiga nyanyian Kristen | ||
- .Hafal do'a Bapa kamil | ||
- Dapat menyebutkan hikayat dari Al Kitab sedikitnya hikayat. 4. | ||
- Dapat memberikan yang terbaik kepada keluarga | ||
- Dapat memelihara salah satu ciptaan Allah | ||
- Telah Mengikuti Sekolah Minggu 8 Kali berturut-turut. | ||
Hindu | ||
- Dapat menyebutkan nama tempat-tempat suci untuk melaksanakan persembahyangan | ||
- Dapat mempraktikkan tata cara sembahyang dengan doa Gayatri Mantram | ||
- Dapat menyebutkan nama-nama pura yang ada disekitarnya | ||
- Dapat menyebutkan nama kitab suci agama Hindu | ||
- Dapat menyebutkan bagian Tri Kaya Parisudha | ||
- Dapat menyebutkan contoh-contoh perbuatan yang baik | ||
- Dapat membedakan perbuatan yang baik dan perbuatan yang buruk. | ||
Buddha | ||
- Dapat mengucapkan kata Buddha, Dharma, Sangha (Tri Ratna) | ||
- Dapat melakukan sifat karuna (kasih sayang) kepada semua makhluk | ||
- Dapat melakukan sikap berdoa | ||
2 | Dapat melaksanakan Dwisatya dan Dwidarma | |
3 | Dapat melakukan Salam Pramuka dengan benar | |
4 | Telah memiliki buku tabungan dan sudah menabung uang secara teratur dalam buku tabungannya selama sekurang-kurangnya 8 minggu sejak menjadi Siaga Mula, seluruh atau sebagian dari uang itu diperoleh dari usahanya sendiri. | |
5 | Setia membayar uang iuran kepada gugusdepan dengan uang yang sebagian diperoleh dari usahanya sendiri. | |
6 | Dapat menyebutkan nama pencipta lambang Gerakan Pramuka | |
7 | Dapat menyebutkan sedikitnya 5 macam seni budaya yang ada di Indonesia | |
8 | Untuk putri: Dapat memasang buah baju dan menyalakan kompor dengan benar dan aman | |
Untuk putra : Dapat membuat hasta karya dengan dua macam bahan yang berbeda | ||
9 | Dapat menyampaikan pendapatnya | |
10 | Dapat memperhatikan dan melaksanakan nasihat Orangtua, Yanda dan Bunda serta gurunya | |
11 | Rajin dan giat mengikuti latihan perindukan sebagai Siaga Mula sekurang-kurangnya 8 kali latihan | |
12 | Dapat menceritakan sejarah Lagu Kebangsaan Indonesia Raya | |
13 | Dapat menceritakan sejarah bendera kebangsaan Indonesia dan tahu sikap yang harus dilakukan pada waktu bendera kebangsaan dikibarkan atau diturunkan serta dapat memelihara bendera kebangsaan | |
14 | Dapat menyebutkan sedikitnya 6 hari besar nasional dan 5 orang nama pahlawan nasional | |
15 | Dapat melakukan peraturan keluarga, barung, perindukan dan sekolah | |
16 | Dapat melaksanakan peraturan di lingkungannya | |
17 | Dapat melaksanakan adat/budaya di lingkungannya | |
18 | Dapat menjadi contoh yang baik bagi temannya | |
19 | Dapat menyebutkan nama provinsi, ibukota provinsi dan kepala daerahnya, nama negara, ibukota negara, kepala negara dan wakilnya. | |
20 | Dapat menyebutkan sila-sila Pancasila sesuai dengan lambangnya | |
21 | Dapat mengumpulkan keterangan untuk memperoleh pertolongan pertama pada kecelakaan dan dapat menginformasikan kepada petugas Puskesmas/rumah sakit/polisi. | |
22 | Dapat meneyebutkan perbedaan jam digital dan analog serta dapat memperkirakan waktu tanpa bantuan alat | |
23 | Dapat menunjukan 8 arah mata angin | |
24 | Dapat menyampaikan berita secara lisan dengan menggunakan Bahasa Indonesia | |
25 | Dapat menggunakan atau mengoperasikan alat komunikasi tradisional dan modern. | |
26 | Dapat menyebutkan fungsi anggota tubuh | |
27 | Dapat melakukan gerakan dasar olah raga | |
28 | Dapat mencuci, menjemur, melipat dan menyimpan pakaiannya dengan rapi. | |
29 | Dapat memelihara kebersihan salah satu ruangan di rumah, sekolah dan tempat ibadah atau tempat lainnya | |
30 | Dapat melakukan Senam Pramuka | |
31 | Dapat menunjukan bahan-bahan makanan yang bernilai gizi | |
32 | Dapat memelihara sedikitnya satu macam tanaman berguna, atau satu jenis binatang ternak, selama kira-kira 2 bulan | |
33 | Dapat membuat satu macam hasta karya dari barang bekas | |
34 | Dapat menggunakan simpul mati, simpul hidup, simpul anyam, simpul pangkal dan simpul jangkar. | |
SIAGA TATA | ||
Tanggal | ||
Paraf | ||
1 | Islam | |
- Dapat membaca Al Quran dan mengetahui tanda bacanya | ||
- Dapat menyebutkan Asmaul Husna dan artinya | ||
- Dapat mengetahui dan menceritakan salah satu kisah Rasul | ||
- Dapat menyebutkan 10 nama Malaikat dan tugasnya. | ||
Katholik | ||
- Tahu doa Iman, doa harapan, doa cinta kasih dan doa tobat | ||
- Telah mengikuti Misa Kudus dan tahu arti Konsekrasi | ||
- Dapat mengenal nama Pastor Paroki dan nama Uskup setempat | ||
- Dapat menunjukan kemahakuasaan Allah | ||
- Dapat menunjukan tindakan manusia yang bergantung kepada Allah. | ||
Protestan | ||
- Dapat menghafal Lukas 10:27 (hukum kasih) | ||
- Dapat mengucap dan mempergunakan doa sederhana pada kesempatan tertentu | ||
- Dapat menunjukan kemahakuasaan Allah, sedikitnya 5 macam | ||
- Dapat menunjukan tindakan manusia yang bergantung kepada Allah, sedikitnya 5 macam | ||
- Rajin mengikuti sekolah Minggu di gerejanya. | ||
Hindu | ||
- Dapat menghapal bait bait Puja Tri Sandya | ||
- Dapat menyebutkan hari-hari suci agama Hindu | ||
- Dapat memahami perbedaan makna dari perayaan hari-hari besar/suci agama Hindu | ||
- Dapat menyebutkan nama pura-pura besar di Indonesia | ||
- Dapat menyebutkan bagian dari Panca Sradha | ||
- Dapat menyebutkan bagian dari Panca Yadnya | ||
- Dapat melakukan salah satu gerakan dalam Yoga Asanas | ||
Buddha | ||
- Dapat melafalkan Paritta Namaskara | ||
- Dapat mengucapkan Paritta Vandana | ||
- Dapat mengucapkan Paritta Pancasila Buddhis (Bahasa Indonesia) | ||
2 | Dapat mengajak temannya untuk mengamalkan Dwisatya dan Dwidarma | |
3 | Dapat menjelaskan tentang Salam Pramuka kepada teman sebarungnya | |
4 | Telah memiliki buku tabungan dan sudah menabung uang secara teratur dalam buku tabungannya selama sekurang-kurangnya 12 minggu sejak menjadi Siaga Bantu, seluruh atau sebagian dari uang itu diperoleh dari usahanya sendiri. | |
5 | Setia membayar uang iuran kepada gugusdepan dengan uang yang diperoleh dari usahanya sendiri. | |
6 | Dapat menyebutkan arti lambang Gerakan Pramuka | |
7 | Dapat memperagakan satu macam kegiatan seni budaya asal daerahnya. | |
8 | Sudah memiliki sedikitnya 5 tanda kecakapan khusus | |
9 | Dapat mengkritisi sesuatu masalah dan dapat bertanggungjawab | |
10 | Dapat menolong orang yang sedang menderita di sekitarnya. | |
11 | Rajin dan giat mengikuti latihan perindukan sebagai Siaga Bantu sekurang-kurangnya 12 kali latihan sebagai Siaga Bantu | |
12 | Dapat memperlihatkan sikap yang harus dilakukan jika lagu kebangsaan diperdengarkan atau dinyanyikan pada suatu upacara | |
13 | Dapat memperlihatkan cara mengibarkan dan menyimpan bendera merah putih pada upacara pembukaan dan penutupan latihan. | |
14 | Dapat menyebutkan sedikitnya 7 hari besar nasional, 4 hari besar dunia dan 10 nama pahlawan nasional | |
15 | Dapat menyebutkan akibat melanggar peraturan di keluarga, barung, perindukan dan sekolah | |
16 | Dapat menyebutkan akibat melanggar peraturan di lingkungannya | |
17 | Dapat menyebutkan akibat melanggar adat/budaya di lingkungannya | |
18 | Dapat mengajak temannya berkata dan melakukan perbuatan yang benar | |
19 | Dapat menyebutkan negara-negara ASEAN dan menunjukkan bendera kebangsaannya | |
20 | Dapat menyebutkan perbuatan yang baik sesuai dengan sila-sila Pancasila | |
21 | Dapat mengumpulkan keterangan untuk memperoleh pertolongan pertama pada kecelakaan dan dapat menginformasikan kepada dokter, rumah sakit, polisi dan keluarga korban. | |
22 | Dapat menceritakan dasar terjadinya perbedaan waktu yang ada di Wilayah Indonesia | |
23 | Dapat menunjuk 8 macam arah mata angin dengan menggunakan kompas | |
24 | Dapat menulis surat kepada teman atau saudaranya dengan menggunakan Bahasa Indonesia | |
25 | Dapat merawat alat-alat teknologi dan komunikasi tradisional serta modern yang ada di rumahnya | |
26 | Dapat memelihara anggota tubuh | |
27 | Dapat melakukan olah raga secara tim | |
28 | Dapat mencuci peralatan dapur | |
29 | Dapat memelihara kebersihan halaman di rumah, sekolah, tempat ibadah atau di tempat lainnya. | |
30 | Dapat melakukan salah satu cabang olah raga atletik atau salah satu gaya cabang olahraga renang | |
31 | Dapat menyebutkan 5 macam penyakit menular | |
32 | Dapat memelihara sedikitnya dua macam tanaman berguna, atau satu jenis binatang ternak, selama kira-kira 4 bulan | |
33 | Dapat membuat 2 macam hasta karya dengan bahan yang berbeda | |
34 | Dapat membuat sedikitnya 2 macam ikatan | |
SKU PENGGALANG | ||
PANCASILA | ||
1 | Ketuhanan Yang Maha Esa | |
2 | Kemanusiaan yang adil dan beradab | |
3 | Persatuan Indonesia | |
4 | Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan | |
5 | Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia | |
TRISATYA | ||
Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh: | ||
- | Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan mengamalkan Pancasila | |
- | Menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun masyarakat | |
- | Menepati Dasadarma | |
DASA DARMA PRAMUKA | ||
1 | Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa | |
2 | Cinta alam dan kasih saying sesame manusia | |
3 | Patriot yang sopan dan kesatria | |
4 | Patuh dan suka bermusyawarah | |
5 | Rela menolong dan tabah | |
6 | Rajin trampil dan gembira. | |
7 | Hemat cermat dan bersahaja | |
8 | Disiplin, berani dan setia | |
9 | Bertanggungjawab dan dapat dipercaya | |
10 | Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan | |
PENGGALANG RAMU | ||
Tanggal | ||
Paraf | ||
1 | Selalu taat menjalankan ibadah agamanya secara pribadi ataupun berjamaah | |
2 | Dapat mengetahui dan menjelaskan hari - hari besar agamanya | |
3 | Dapat menyebutkan agama-agama yang ada di Indonesia serta nama tempat ibadahnya. | |
4 | Islam | |
- Dapat melakukan mandi wajib dan mengerti penyebabnya | ||
- Dapat melakukan sholat berjamaah | ||
- Dapat menghafal 5 macam doa harian dan 5 macam surat - surat pendek. | ||
Katholik | ||
- Dapat berdoa Rosario, dan tahu artinya | ||
- Telah mengikuti Misa Kudus dan menjadi putera altar dan dapat menghias altar | ||
- Dapat menyanyikan tiga macam lagu Gerejani | ||
Protestan | ||
- Dapat menyanyikan beberapa nyanyian Gereja | ||
- Dapat menceritakan dua macam hikayat dari Alkitab | ||
- Dapat melakukan doa sederhana pada kesempatan tertentu | ||
- Dapat menyebutkan hari-hari Raya Kristiani. | ||
Hindu | ||
- Dapat melafalkan dan mengerti arti dari bait masing-masing mantram puja Tri Sandhya dan melaksanakannya/praktik dalam kehidupan sehari-hari | ||
- Dapat menyebutkan nama-nama para Maha Rsi penerima Wahyu | ||
- Dapat menyebutkan nama-nama pura dalam cakupan Sad Kahyangan | ||
- Dapat menyebutkan tokoh-tokoh dalam epos cerita Mahabharata dan Ramayana | ||
- Dapat menguraikan arti dan makna kata Tatwamsi | ||
- Dapat menguraikan dan menjelaskan fase kehidupan dalam ajaran Catur Asrama | ||
- Dapat mempraktikkan satu gerakan Yoga Asanas. | ||
Buddha | ||
- Dapat menjelaskan arti/makna simbol yang terdapat di Altar Buddha | ||
- Dapat menyanyikan lagu Pancasila Buddhis | ||
- Dapat melakukan dana paramita | ||
5 | Dapat menjelaskan tentang Emosi | |
6 | Dapat menyampaikan pendapat dengan baik dalam suatu pertemuan Pasukan Penggalang. | |
7 | Dapat mengetahui dan menjelaskan manfaat dari penghijauan | |
8 | Dapat mengetahui dan memahami tentang hak perlindungan anak. | |
9 | Ikut serta dalam kegiatan Perkemahan Penggalang sedikitnya 2 hari, sesuai dengan standar perkemahan | |
10 | Dapat menyebutkan tanda- tanda pengenal Gerakan Pramuka sesuai dengan golongan dan tingkatannya | |
11 | Mengetahui nama Ketua RT hingga Lurah atau setingkatnya di tempat tinggalnya. | |
12 | Dapat mengetahui dan menyebutkan Kode Kehormatan Pramuka Penggalang | |
13 | Rajin dan giat mengikuti latihan Pasukan Penggalang sekurang-kurangnya 8 kali latihan berturut-turut | |
14 | Tahu tentang Salam Pramuka, Motto dan tahu arti Lambang Gerakan Pramuka. | |
15 | Dapat menjelaskan sejarah dan kiasan warna serta cara menggunakan bendera merah putih | |
16 | Dapat menjelaskan sejarah dan kiasan warna serta cara menggunakan bendera merah putih | |
17 | Dapat menjelaskan tentang lambang Negara RI | |
18 | Dapat menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar | |
19 | Telah menabung secara rutin dan setia membayar uang iuran untuk regunya yang diperoleh dari usahanya sendiri | |
20 | Dapat menyebutkan dan menjelaskan manfaat sedikitnya 2 jenis alat teknologi informasi modern | |
21 | Mengenal dan memilah sampah | |
22 | Dapat menjelaskan teknik penjernihan air | |
23 | Dapat membuat dan menggunakan simpul mati, simpul hidup, simpul anyam, simpul tiang, simpul pangkal dan dapat menyusuk tali, membuat ikatan serta menyambung dua tongkat | |
24 | Dapat menjelaskan kompas, menaksir tinggi dan lebar | |
25 | Mengenal macam-macam sandi, isyarat morse dan semaphore | |
26 | Selalu berpakaian rapi dan memelihara kesehatan dan kebersihan diri serta lingkungannya | |
27 | Dapat baris-berbaris | |
28 | Dapat menjelaskan Sedikitnya 3 cabang olahraga dan dapat melakukan 2 jenis cabang olah raga, salah satunya: olah raga Renang | |
29 | Mengetahui adanya perbedaan perkembangan fisik tubuh | |
30 | Selalu melakukan aktifitas fisik tiap hari sedikitnya 30 menit | |
PENGGALANG RAKIT | ||
Tanggal | ||
Paraf | ||
1 | Selalu taat menjalankan ibadah sesuai agamanya dan mengingatkan orang lain untuk beribadah | |
2 | Telah mengikuti acara-acara keagamaan sesuai dengan agamanya. | |
3 | Dapat menjelaskan salah satu contoh bentuk toleransi antar umat beragama... | |
4 | Islam | |
- Dapat menghafal dan menyebutkan 8 macam doa harian dan 8 macam surat-surat pendek | ||
- Dapat menceriterakan sejarah Nabi Muhammad SAW | ||
- Selalu melaksanakan Shalat Jumat. | ||
Katholik | ||
- Mengetahui siapa Kristus | ||
- Dapat berdoa dengan kata-katanya sendiri | ||
- Dapat menyanyikan lagu-lagu Gerejani | ||
Protestan | ||
- Mengetahui makna doa | ||
- Dapat menguraikan beberapa nyanyian Gerejani yang dikenal | ||
- Mengetahui pembagian Alkitab | ||
- Dapat menguraikan secara singkat isi dari dua buku di dalam Perjanjian Baru. | ||
Hindu | ||
- Dapat melafalkan dan memahami arti bait-bait Puja Tri Sandya serta menjalankannya dalam kehidupan sehari-harii | ||
- Dapat berperan aktif dalam setiap upacara/pelaksanaan Panca Yadnya di masyarakat | ||
- Dapat menyebutkan dan memahami ajaran Catur Paramita | ||
- Dapat memahami dan mempraktikan ajaran Tatwamsi seperti menerapkan sikap kasih sayang dalam kehidupan nyata, menolong mahluk yang lemah, membantu yang terkena musibah, melestarikan suaka marga satwa dan menjaga lingkungan | ||
- Mempraktikan sikap hidup suka beramal/ berdana punia | ||
- Dapat melafalkan dan mengkidungkan salah satu bentuk Dharma Gita | ||
- Dapat mempraktikkan minimal tiga gerakan Yoga Asanas | ||
- Dapat menarikan salah satu bentuk tarian sakral keagamaan Hindu (misalnya: Tari Baris, Tari Rejang, Tari Wayang Orang dan lain-lain. | ||
Buddha | ||
- Dapat melakukan kebaktian baik perorangan maupun bersama-sama | ||
- Dapat menyebutkan hari-hari raya Agama Buddh | ||
- Dapat melakukan sikap meditasi | ||
- Dapat menyanyikan lagu Aku Berlindung | ||
- Dapat melakukan dana paramita | ||
5 | Dapat mengendalikan emosi diri sendiri | |
6 | Menghargai pendapat orang lain dalam pertemuan Pasukan Penggalang. | |
7 | Melakukan kegiatan penghijauan di lingkungannya atau didaerah lainnya | |
8 | Dapat menjelaskan tentang hak perlindungan anak. | |
9 | Ikut serta dalam kegiatan Lomba Tingkat dan lomba-lomba Pramuka Penggalang, di gugusdepan dan kwartir. | |
10 | Dapat menggunakan tanda pengenal Gerakan Pramuka dengan benar. | |
11 | Dapat membuat struktur pemerintahan dari tingkat kelurahan/setingkatnya hingga RT di tempat tinggalnya. | |
12 | Telah mengamalkan Kode Kehormatan Pramuka Penggalang | |
13 | Rajin dan giat mengikuti latihan Pasukan Penggalang sekurang-kurangnya 10 kali latihan berturut-turut | |
14 | Dapat melakukan Salam Pramuka secara tepat dan benar. | |
15 | Dapat mengibarkan dan menurunkan bendera Sang Merah Putih pada upacara pembukaan dan penutupan latihan | |
16 | Dapat menyanyikan lagu Indonesia Raya bait ke-1 dan bait ke-2 serta dapat memimpin lagu Indonesia Raya didepan pasukannya dengan benar dan dapat menyanyikan 3 lagu wajib serta 2 macam lagu daerah tempat tinggalnya serta 2 macam lagu daerah lainnya | |
17 | Dapat menjelaskan tentang lambang Negara RI, kepada teman di regunya | |
18 | Dapat berbahasa Indonesia yang baik dan benar dalam pertemuan-pertemuan Penggalang | |
19 | Telah memiliki buku tabungan dan aktif menabung dan setia membayar uang iuran regunya dari hasil pendapatannya sendiri yang diperoleh dari usahanya sendiri | |
20 | Dapat mengoperasikan dan merawat salah satu teknologi informasi | |
21 | Dapat mengolah sampah | |
22 | Dapat melakukan proses penjernihan air | |
23 | Dapat membuat beberapa jenis pioneering, seperti: | |
- rak piring | ||
- meja makan | ||
- tiang jemuran | ||
- menara kaki tiga | ||
24 | Dapat menggunakan kompas dan membuat peta pita, manaksir kecepatan arus dan kedalaman | |
25 | Dapat membuat dan menerjemahkan sandi, menerima berita dengan menggunakan bahasa morse dan semaphore | |
26 | Selalu berpakaian rapi di setiap saat dan memelihara kesehatan dan kebersihan diri dan lingkungannya | |
27 | Dapat memimpin regunya untuk baris berbaris | |
28 | Dapat melaksanakan olahraga beregu dan melakukan 3 jenis cabang olah raga serta tahu permainannya; salah satunya olah raga renang. | |
29 | Dapat menjelaskan adanya perbedaan perkembangan fisik tubuh | |
30 | Selalu melakukan aktifitas fisik tiap hari sedikitnya 45 menit | |
PENGGALANG TERAP | ||
Tanggal | ||
Paraf | ||
1 | Selalu taat menjalankan ibadah sesuai agamanya dan mengajak orang lain untuk beribadah | |
2 | Berperan aktif dalam penyelenggaraan kegiatan keagamaan baik dalam Gerakan Pramuka maupun di masyarakat | |
3 | Dapat mengajak teman/orang lain untuk berperilaku toleran antar umat beragama | |
4 | Islam | |
- Dapat bertindak sebagai Imam dalam sholat berjamaah di perkemahan | ||
- Dapat menghafal 10 macam doa harian dan hafal 10 macam surat pendek | ||
- Dapat memimpin doa. | ||
- Selalu melaksanakan Shalat berjamaah di Masjid | ||
Katholik | ||
- Tahu arti Misa Kudus, dan bagian-bagiannya yang penting | ||
- Tahu alat-alat Misa dan warna-warna Liturgi | ||
- Tahu hierarki Gereja | ||
Protestan | ||
- Dapat memimpin beberapa nyanyian Gerejani dalam pertemuan-pertemuan Penggalang | ||
- Dapat memimpin doa dalam pertemuan-pertemuan Penggalang | ||
- Dapat menjelaskan Hukum Kasih (Lukas 10 : 27 dan Matius 22 : 37-40) | ||
- Dapat Menjelaskan tentang dua belas pengakuan Iman Rasuli. | ||
Hindu | ||
- Dapat melafalkan dan memahami arti bait-bait dalam matram Puja Tri Sandya serta dapat dan mampu memimpin pelaksanaan persembahyangan | ||
- Dapat menyebutkan bagian-bagian kepemimpinan Hindu dalam Asta Brata | ||
- Dapat memahami serta menerapkan Ajaran Tri Hita Karana dalam kehidupan sehari hari | ||
- Dapat menjelaskan pengertian dan konsep ajaran Rwa Bhineda | ||
- Dapat menguraikan dan memahami kaitan ajaran Catur asrama dan catur Purusa Artha | ||
- Dapat mempraktikkan minimal lima gerakan Yoga Asanas | ||
- Dapat menarikan lebih dari satu bentuk tarian sakral keagamaan Hind | ||
- Dapat melafalkan dan mengkidungkan salah satu bentuk Dharma Gita. | ||
Buddha | ||
- Dapat melakukan kebaktian baik perorangan maupun bersama-sama | ||
- Dapat melakukan meditasi | ||
- .Dapat menyanyikan lagu Malam Suci Waisak | ||
- Dapat menyebutkan tempat-tempat suci Agama Buddha | ||
- Dapat menceritakan silsilah keluarga Pangeran Sidharta Gotama | ||
5 | Dapat mengendalikan emosi teman sebayanya | |
6 | Dapat memimpin pertemuan Pasukan Penggalang. | |
7 | Telah mengajak teman sebaya /regunya untuk melakukan kegiatan penghijauan dan memelihara di lingkungannya atau di daerah lain | |
8 | Dapat mensosialisasikan kepada teman sebaya tentang hak perlindungan anak. | |
9 | Telah Ikut serta dalam kegiatan Jambore atau sejenisnya. | |
10 | Dapat menjelaskan tanda- tanda pengenal Gerakan pramuka. | |
11 | Dapat menjelaskan tugas dan fungsi seorang Kepala Desa/Lurah, Camat, Bupati/Walikota. | |
12 | Dapat mengajak anggota regu dan pasukannya untuk senantiasa mengamalkan kode kehormatan Pramuka Penggalang | |
13 | Rajin dan giat mengikuti latihan pasukan Penggalang sekurang-kurangnya 12 kali latihan berturut-turut | |
14 | Dapat menjelaskan dan cara menggunakan Salam Pramuka. | |
15 | Dapat mengibarkan dan menurunkan bendera sang merah putih pada upacara hari-hari besar nasional atau sejenisnya | |
16 | Dapat memimpin lagu Indonesia Raya di depan orang lain pada suatu upacara, dapat menyanyikan 4 judul lagu wajib dan 3 judul lagu daerah tempat tingalnya serta 3 macam lagu daerah lainnya | |
17 | Dapat menjelaskan Lambang Negara RI di depan pasukan atau teman sebayanya | |
18 | Dapat menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam pertemuan resmi. | |
19 | Dapat menjelaskan manfaat menabung dan membayar uang iuran kepada anggota regunya/pasukan serta mengajak untuk melakukan gemar menabung | |
20 | Dapat mengajarkan penggunaan teknologi informasi sedikitnya 2 jenis kepada teman sebaya. | |
21 | Ikut mensosialisasikan cara pengolahan sampah. | |
22 | Dapat mensosialisaikan cara penjernihan air | |
23 | Dapat membuat pioneering:: | |
- Jembatan sederhana | ||
- Menara pandang sederhana | ||
24 | Dapat membuat peta perjalanan, peta lapangan, menjelaskan rumus menaksir: tinggi, lebar, kecepatan dan kedalaman | |
25 | Dapat menerima dan mengirim berita dengan menggunakan bendera morse dan semaphore serta dapat membuat sandi hasil kreasi pribadi lengkap dengan kuncinya | |
26 | Selalu berpakaian rapi di setiap saat dan menjadi contoh bagi teman-temannya untuk memelihara kesehatan dan kebersihan diri dan lingkungannya | |
27 | Dapat memimpin dan melatih baris berbaris di pasukannya | |
28 | Dapat melaksanakan olahraga beregu dan melakukan 3 jenis cabang olah raga serta tahu aturan permainannya; salah satunya olah raga renang | |
29 | Dapat mengatasi adanya perubahan perkembangan fisik tubuh | |
30 | Dapat menjelaskan manfaat dan melakukan aktifitas fisik tiap hari sedikitnya 45 menit |
Langganan:
Postingan (Atom)